Senin, April 05, 2010

Get Your Wildest Dreams

Efesus 3:20 God can do anything, you know--far more than you could ever imagine or guess or request in your wildest dreams! He does it not by pushing us around but by working within us, his Spirit deeply and gently within us.

Wow... saya suka dengan ayat ini. Coba saya singkat: God can do anything far more than you could ever request in your wildest dreams! (penekanan oleh penulis)

What is your wildest dreams? Jadi orang super kaya? Super ganteng? Super terkenal? Super dermawan mungkin? Tapi lihat kenyataannya sekarang? Jangan-jangan kita saat ini adalah orang yang super miskin, super jelek, super pelit... hehehe...

Ada contoh nih. Coba kita lihat sederetan 'prestasi' orang ini:

  • Tahun 1831 dia mengalami kebangkrutan usaha.
  • Tahun 1832 dia menderita kekalahan dalam pemilihan tingkat lokal.
  • Tahun 1833 usahanya bangkrut lagi.
  • Tahun 1835 istrinya meninggal dunia.
  • Tahun 1836 dia menderita tekanan mental yang sangat berat dan hampir saja masuk rumah sakit jiwa.
  • Tahun 1837, dia kalah dalam suatu kontes pidato.
  • Tahun 1840, ia gagal dalam pemilihan anggota senat AS.
  • Tahun 1842, dia menderita kekalahan untuk duduk di dalam kongres AS.
  • Tahun 1848 ia kalah lagi di kongres.
  • Tahun 1855, lagi-lagi gagal di senat.
  • Tahun 1856 ia kalah dalam menduduki kursi wakil presiden.
  • Tahun 1858 ia kalah lagi di senat.

Akhirnya:

  • Tahun 1860 akhirnya dia menjadi presiden Amerika Serikat.
Siapakah dia? Dialah Abraham Lincoln. Kira-kira kenapa ya dia harus mengalami berbagai kegagalan dalam hidupnya? Menurut saya, karena apa yang akan dia hadapi dalam pekerjaannya sebagai Presiden Amerika Serikat memerlukan ketahanan mental yang besar. Dan Tuhan mempersiapkannya dengan baik. Apa yang terjadi bila Abe berhenti di tengah jalan? Tidak mau menjalani proses yang Tuhan beri? Ya hidupnya akan gitu-gitu aja.

Maka jangan pernah menyerah dengan berbagai kegagalan yang pernah dialami, bahkan sedalam apapun kejatuhan kita. Beda orang sukses dan orang gagal hanya satu. Orang sukses ketika jatuh akan bangkit lagi, orang gagal ketika jatuh akan diam di tempatnya dan menyesali berbagai hal.

Ayo bangkit! Maju terus! Saya percaya, Tuhan telah menyediakan sesuatu yang luar biasa di ujung perjalanan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar