Kamis, Mei 14, 2009

Pengaruh Negatif

Selama 2008, penyebab kebakaran di Jakarta Pusat didominasi oleh korsleting listrik dan ledakan kompor gas. Berdasarkan data yang dirilis Suku Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakpus, sebanyak 73 kasus atau 69 persen kebakaran disebabkan hubungan singkat arus listrik dan 12 kasus disebabkan kompor gas konversi yang meledak (Koran Republika). Dan rata-rata kebakaran itu menyebar dan menyebabkan kerugian besar di komunitasnya.

Banyak contoh di Alkitab, tentang bagaimana seseorang itu mempengaruhi sebuah komunitas. Ketika sebuah pelanggaran dilakukan oleh seseorang, maka komunitasnyalah yang menanggung akibatnya.

Dalam kapal yang dinaiki oleh Yunus, seluruh kapal terancam keselamatannya. Orang yang tidak tahu apa-apa, hampir saja ikut menanggung akibat dari pelanggaran Yunus terhadap perintah Allah. Setelah Yunus 'dikeluarkan' dari kapal itu, selamatlah kapalnya.

Yunus 1:12 Sahutnya kepada mereka: "Angkatlah aku, campakkanlah aku ke dalam laut, maka laut akan menjadi reda dan tidak menyerang kamu lagi. Sebab aku tahu, bahwa karena akulah badai besar ini menyerang kamu."

Dalam kasus lain, Akhan bin Zerah juga melakukan pelanggaran. Ia mengambil barang-barang yang dikhususkan bagi Tuhan. Waktu bangsa Israel menghancurkan Yerikho, Yosua sudah memperingatkan tidak boleh ada emas, perak, tembaga, besi yang dijarah orang Israel. Itu semua dikhususkan bagi Tuhan. Tapi Akhan mengambilnya dan menyimpan di rumahnya. Maka dalam pertempuran selanjutnya di kota kecil Ai, Israel kalah besar. Dan ketika Yosua bertanya kepada Tuhan, Tuhan menjawab, "Kamu kalah, karena pelanggaran Akhan!" Begitu kira-kira.

Jos 22:20 Ketika Akhan bin Zerah berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan, bukankah segenap umat Israel kena murka? Bukan orang itu saja yang mati karena dosanya."

Setiap orang yang melanggar akan mempengaruhi komunitasnya. Ini jelas menjadi perhatian Tuhan. Maka, Tuhan memberikan sebuah peringatan keras. Jangan dekat-dekat dengan orang yang melakukan pelanggaran. Lenyapkan orang itu dari tengah-tengahmu. Dari kehidupanmu.

Lev 18:29 Karena setiap orang yang melakukan sesuatupun dari segala kekejian itu, orang itu harus dilenyapkan dari tengah-tengah bangsanya.

Renungan kita hari ini ada dua hal.

  • Apakah kita adalah orang yang sedang berada di sekitar orang yang suka melakukan pelanggaran? Jauhkan dirimu darinya. Keluarkan dia dari hidupmu. Keluarkan pengaruhnya dari keputusan-keputusanmu. Pelanggaran dia bisa membuat situasimu jadi buruk. Alkitab memberi contoh demikian.
  • Sebaliknya, bila Anda sadari bahwa Anda adalah orang yang suka atau sedang melanggar perintah Tuhan, melawan rencanaNya, menolak jalanNya, hati-hati! Disamping Anda sendiri sedang terancam bahaya, orang-orang di sekitar Anda juga akan mengalami ancaman.

Coba renungkan ini. Ini berlaku dalam bisnis, studi, rumah tangga, dan pelayanan kita. Are you the solution? or Are you the problem?

19 komentar:

  1. Apa disekitar gereja ada yang melanggar? hati2 buat para pemimpin apalagi yang melayani Tuhan secara fulltimer, bila melanggar maka seisi gereja akan terancam. Betullll??? Hehhehe...

    BalasHapus
  2. Hahaha... Tulisan ini gak hanya berbicara tentang konteks gereja lho..
    Tapi kalo dalam konteks sebuah gereja sih, sebaiknya semua pihak introspeksi, bila ada ketidakberesan.
    Ingat, dalam kasus Akhan, dia tuh bukan pemimpin, tapi toh juga mempengaruhi seluruh komunitasnya. Jadi SIAPAPUN bisa menjadi penyebab, seandainya ada "kerusakan" di sebuah gereja.
    SIAPAPUN itu artinya ya bisa jemaat, bisa juga pemimpin. Tapi kalo saling tunjuk, akibatnya memang akan lebih buruk.
    Maka itu sekali lagi, kuncinya di introspeksi diri.
    Ok gak Mel...
    Thanks for the comment.. O iya tulisan ini ada sambungannya. Tunggu besok ya..

    BalasHapus
  3. Amin mas, aku sendiri lagi instrospeksi diri jangan sampe aku yang jadi pengancam di komunitas ku, di gerejaku. Meskipun aku bukan orang sepenuh waktu seperti si Ahkan, tapi kan gawat juga kalo gara-gara aku semua orang jadi kena dampaknya.
    OH NO, tolong Tuhan teguur aku... :)
    Btw thanks banget mas buat blog-blognya, tiap hari makin dahsyat aja neh kayaknya, udah cocok jadi Ev. Donni Hadiwaluyo,Psi dengan menggembalakan ribuan jemaat. AMINNNN!!!

    BalasHapus
  4. setuju...dikantor juga gitu koq
    karena 1 orang "bermasalah" se kantor pasti ribet abis,slnya baru2 ini ngalamin sih,

    ada kary. yg semau gue,ktnya sakit tapi di surat keterangan dokternya tertulis keaadaan sehat hanya ingin ijin istrht 4 hari saja,
    gara2 si x ngga masuk seisi kantor jadi ribet banget karena fungsinya jadi kacau, marketing jadi delivery, delivery pontang panting buat surat jalan dan print alamat, keuangan ngurusin kerjaan admin wah gitulah...bayangkanlah kekacauan ini terjadi 4 hari akhirnya malah tugas utama jadi miss masih plus omelan dari kantor pusat lagi..

    1 orang trouble maker mendatangkan produktifitas jadi bermasalah..

    efeknya si trouble maker ini pasti disebelin abis ma timnya n udah ngga dapat kepercayaan lagi dari semua orang, bukankah dipercaya orang melebihi dari dapat harta karun? hehe...iya ngga sich?

    mkny putuskanlah pilihan untuk menjadi solusi bukan problem...maka kita akan disebut Tuhan "hamba yg baik"

    BalasHapus
  5. sorry mas, tadi salah opsi waktu mau post koment...kynya makin "tajam" aja nich dari hari ke hari...wah tinggal tunggu pelantikan nich jd pdt. Donni Hadiwaluyo hehehe...ada amieeen???

    BalasHapus
  6. Wah kalo mas Doni jadi pdt, gw yang no.1 aminkan ke. Kepercayaan yang Tuhan kasih akan semakin gede buat dia. Buat mas doni hayooo renungkan mas kalo udah ada panggilan jangan diabaikan ntar kayak YUNUS loh ntar dimakan KUDA NIL. Wakakaka... Upsss... kiddingggg...

    Ke, kita emang harus sama2 introspeksi diri. Jadi solusi atau jadi masalah?? Sip dehh...

    BalasHapus
  7. Semakin ngeri kayaknya semakin Tuhan mau mas... Biasanya gitu loh. Hayooo...

    BalasHapus
  8. gw kira loe yg no.1 jadi jemaat mel hehehe...

    lho lu belum tau yaa...bentar lagi kan mas donni mau diserahin IFGF GISI Kaliurang, iya khn mas?? uppppsss keceplosan dech..

    sippp kita harus selalu waspada dan berjaga-jaga atas kehidupan kita...karena hidup kita adalah injil yg terbuka so jadilah solusi dan berkat bagi semua orang supaya nama Tuhan ditinggikan melalui kehidupan kita..

    BalasHapus
  9. Wakakka.. kalo gw stay di Jogja mungkin gw akan jadi jemaat mas doni ke. Panggilannya jadi beda deh bukan mas lagi tapi Ps.Donni. Hahahaa....

    Whew.. emang bakalan ada yang IFGF-GISI Kaliurang?? ikut dong?? alamatnya di jalan Sumatera yah?? Hihhihihi...

    Hidup Tuhan Yesus.. Hidup Ps.Donni... Hidup IFGF-GISI Kaliurang....

    BalasHapus
  10. dari kedua opsi tadi,...aku mau sedikit mambantah,,...terutama di opsi 1
    ketika kita ada disekitar org yg berpengaruh buruk kita ngga bisa begitu saja meninggalkan komunitas itu. mungkin kita memiliki org org yg "bener" di komunitas itu. Jika kita sadar akan pengaruh buruk itu, mestinya kita bisa menetralisir dengan bijaksana. Jika kita meninggalkan komunitas itu, maka yg dikorbankan adalah org org bener dalam komunitas tsb. Contohnya adapah paulus,. ..
    Oleh karena 1 org benar dikapal yaitu paulus, maka seluruh isi kapal diselamatkan oleh kasih karunia tuhan. Saya tidak bisa memaksakan kehendak bahwa kita harus bertahan dalam komunitas tsb,..semua kembali kepada kapasitas tiap tiap orang yg berbeda satu sama lain. Ada org yg diberi kapasitas lebih sehingga dapat bertahan dalam situasi spt itu. Tp Jika kita memutuskan untuk keluar dari komunitas itu, maka itu juga tidak salah karena kita mengerti kapasitas kita sendiri. tetapi hendaklah itu semua dilakukan dengan bijak, tanpa pertengkaran dan perselisihan. Sebab kita ini bagaikan kitab yg terbuka dan dibaca oleh semua orang.

    (bisa jadi bahan khotbah nih mas ...... peace...)

    BalasHapus
  11. Sip kak anung, yah bersyukur banget kalo ada orang yang pengancam itu trus dikelilingi oleh orang2 benar. Dianya harus bersyukur karena masih ada orang2 yang luar biasa di sekeliling dia. Hehhee... kalo ngak mungkin udah abis deh kayak zamannya Nuh.


    Eh kak anung kan udah pantes bawa khotbah juga, mau ikut mas doni jadi Pdp???
    Hehehhe

    BalasHapus
  12. khotbah,...?? ngga lah,...penggembira aja..

    BalasHapus
  13. @anunk: kalo menurut Alkitab, orang itu harus dilenyapkan dari tengah2 bangsanya. Bukan bangsanya yg pergi meninggalkan 'orang itu'. Masalahnya gimana kalo 'orang itu' adalah kita? Makanya cepet2 introspeksi dan bertobat. Kalo gak dilenyapkan kan, makin hebat kerusakan bangsanya.
    Tentang Paulus dan kapalnya, besok saya ulas. 1 hari cukup post 1 artikel. Biar yang baca gak ketinggalan banyak2 kalo bolos2 baca.. hehe...

    @ake: IFGF GISI Kaliurang ?? gosip.. icare aja berhenti .. hiks..hiks..

    @melda: belum tau ya kalo anunk mo buka IFGFGISI Sagan... uppps keceplosan..

    Thanks lho semua commentnya... Blog ini jadi makin rame aja. he3x..

    BalasHapus
  14. ai gileee...ralat, bukan gosip...prophetic word mas :D,
    keberhasilan biasanya di dahului oleh kegagalan, i care boleh stop mgkn karena Tuhan bilang kapasitas mas donni bukan gembala icare tapi gembala satelit..klo belum berhasil juga berarti gembala sidang hehehe...

    amiiiiiiieeeennnn

    BalasHapus
  15. owh iya , ak juga pernah mengalaminya . krn ada 1 orang yg bikinn salah jadi 1 kelas kena dampaknya . 1 kelas dihukum semua sama guru krn ada yg bikin guru marah .

    BalasHapus
  16. @ake & melda: hahaha... dasar provokator kalian ini... hahaha. Tapi boro-boro kalian, Pastor Agus Pitarto sendiri aja udah dari dulu membujuk aku untuk mau jadi Pdp. or gembala satelit, dan nggak berhasil... apalagi kalian.. hahaha..

    Kalau bukan Tuhan sendiri yg ngomong ke aku, gak bakalan deh aku mau... hehe..

    BalasHapus
  17. Ya Tuhan berbicaralah secara spesifik kepada mas Doni.:) Amin

    BalasHapus
  18. Yup..aku jg pernah ngalamin hal itu..gara2x 1 orang kacau semua kerjaan, pelanggan kabur, efeknya penghasilan jd berkurang..merembet ke bayar pegawai..byr sekolah anak, dll..dll..cuman gara2x 1 orang..hiks..
    tp semua itu bs ditangkal..caranya: sebelum melakukan aktivitas..doa pagi dengan sungguh2x, dengan iman..niscaya kesialan tdk akan datang..AMIN..soalnya sdh ku buktikan...

    BalasHapus
  19. wis pantes banget lho mas, jd pdt donni hadiwaluyo Spsi..yg jadi kendala mungkin burung untanya jgn disimpen dong..tp dibuang aja..oke..???

    BalasHapus