Jumat, Mei 01, 2009

Pagi-pagi Benar

Pagi ini, anak saya dapat tugas dari sekolahnya untuk melakukan observasi di pasar tradisional. Dan harus pagi-pagi benar. Jadi subuh-subuh, saya antar dia ke pasar Lempuyangan.

Konsekuensinya, saya harus bangun lebih awal dari biasanya. Berdoa, dan saat teduh. Saya bersyukur atas hari yang baru, membaca Alkitab, berdoa untuk hari ini. Dan barulah mengantar anak saya.

Ternyata, di Alkitab kita juga melihat apa yang dilakukan orang pada pagi-pagi benar. Ada dua kelompok manusia.

Kelompok pertama diwakili dari tindakan Yesus.

  • Berdoa. Tuhan Yesus pagi-pagi benar berdoa. Dia sudah bangun dan pergi ke tempat yang sunyi. Berduaan dengan BapaNya. Berkomunikasi. Mencari kekuatan dan kehendak BapaNya di hari itu.

Mar 1:35 Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.

  • Melakukan Pelayanan. Ada saat-saat dimana pagi-pagi benar, setelah Ia berdoa, Ia bekerja melakukan pelayanan. Ia memuliakan Bapa dengan melakukan kehendakNya.

Joh 8:2 Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.

Kelompok Kedua diwakili oleh orang-orang yang tidak suka kepada Yesus. Mereka pagi-pagi benar sudah mengadakan 'meeting' untuk membunuh Yesus. Mereka melakukan permufakatan bulat untuk memusnahkan Yesus.

Mar 15:1 Pagi-pagi benar imam-imam kepala bersama tua-tua dan ahli-ahli Taurat dan seluruh Mahkamah Agama sudah bulat mupakatnya. Mereka membelenggu Yesus lalu membawa-Nya dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus.

Jadi kelompok pertama adalah kelompok yang berusaha "menghadirkan" Tuhan dalam hidup mereka hari itu. Dan kelompok kedua adalah mereka yang berusaha "menghilangkan" Tuhan dari hidup mereka. Menghadirkan Tuhan vs Menghilangkan Tuhan.

Apakah yang kita lakukan di pagi-pagi benar? Berdoa, membaca Firman Tuhan, menyembah dan memuji Tuhan, minta tuntunannya? Ataukah kita langsung nyalakan TV, ambil koran, cek Facebook, atau bahkan mengembangkan pikiran dan merencanakan kesempatan-kesempatan untuk berbuat dosa?

Kelompok manakah kita? Kelompok pertama atau kedua? Mungkin kadang pertama kadang kedua. Mari mulai pagi ini kita 'tertibkan' hidup kita. Pagi-pagi benar, kita serahkan waktu kita kepada Tuhan. Baru melakukan segalanya dengan kuasa, kekuatan, dan hikmat Tuhan. Setuju kan?...

3 komentar:

  1. ditegur gw nich...,he4.
    tx bos, artikel yg simple tp sngt mengena. maju trus bos..n Gbu

    BalasHapus
  2. hhaha,,
    bagus..
    bagus tulisannya..

    BalasHapus
  3. Great articel... Mantap Mas, thanks buat artikel2 yang sudah menegur dan menguatkan buat aku dan yang lainnya. GBU

    BalasHapus