Jumat, Mei 22, 2009

Just Do It!

Ada saat dimana kita benar-benar membutuhkan mujizat, lebih dari waktu-waktu lain. Ada saat-saat, dimana HARUS terjadi mujizat. Kalau tidak celakalah kita. Daud pernah mengalami saat kritis dalam hidupnya. Ia tuangkan dalam kalimat-kalimat dramatis.

Mazmur 69:1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Bunga bakung. Dari Daud. 2 Selamatkanlah aku, ya Allah, sebab air telah naik sampai ke leherku! 3 Aku tenggelam ke dalam rawa yang dalam, tidak ada tempat bertumpu; aku telah terperosok ke air yang dalam, gelombang pasang menghanyutkan aku.

Daud merasa, mau tidak mau harus ada mujizat. Air sudah sampai di leher. Kalau tidak ada mujizat, tenggelam. Harus ada terobosan yang terjadi. Saya berkali-kali mengalami hal ini. Dan peristiwa-peristiwa yang terjadi membuat saya menjadi semakin percaya dan menggantungkan diri kepada Allah. Namun ada syarat utama yang harus dilakukan.

Dalam peristiwa perkawinan di Kana, si penyelenggara pesta panik. Dia mengundang orang banyak, tapi kehabisan anggur. Bagi seorang penyelenggara pesta itu adalah aib. Bukan masalah hidup-mati sih... tapi masalah harga diri. Sebenarnya gak penting-penting amat. Kalau jaman sekarang bisa saja dia memberi alasan, "Wah, banyak orang yang gak diundang tapi ikut makan dan minum. Jadi kehabisan."

Tapi toh, dia membutuhkan pertolongan. Kemungkinan besar ini adalah perkawinan dari saudara Maria ibu Yesus. Terbukti dari keterlibatan Maria dalam peristiwa ini. Dia memiliki akses ke pelayan-pelayan, dan dia tahu bahwa mereka kehabisan anggur. Dan Maria pun melaporkan kepada Yesus. "Mereka kehabisan anggur." Dan walaupun Yesus tampak tak acuh, tapi Dia membuat mujizat juga.

Yang menarik, ada sebuah kunci yang ditunjukkan oleh Maria sebagai jalan untuk mengalami mujizat. "Whatever He says to you, do it!" ... APAPUN yang dikatakan kepadamu, BUATLAH ITU!...

Yoh 2:5 Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"

Ini kuncinya. Selama kita masih menimbang-nimbang perkataan Yesus, Firman Tuhan, isi Alkitab, mujizat akan sulit terjadi. Selama kita masih berlambat-lambat melakukannya, tidak akan terjadi apa-apa. Harus cepat! Harus dilakukan! Apapun yang YESUS katakan!

Suatu kali pernah, rasanya Tuhan berbicara dalam batin saya, "Sampaikan pesan ini ke orang itu!". Dan saya taat, saya berikan pesan itu kepadanya. Ternyata benar. Cocok sekali dengan yang dirasakan orang itu. Dia bersyukur dan berterima kasih,karena dia merasa dikuatkan dalam menjalani harinya. Secara manusia, saya tampak "sakti". Bisa tahu apa yang dia alami. Itulah mujizat. Tugas selanjutnya menyadarkan orang itu bahwa itu dari Tuhan. Dan akhirnya Tuhan yang harus dimuliakan.

Mujizat bisa terjadi karena ketaatan. Sekali lagi.... APAPUN yang dikatakan kepadamu, BUATLAH ITU!... Seperti semboyan dari perusahaan besar NIKE. Just do it!

2 komentar: