Senin, Maret 23, 2009

Pesta Ulang Tahun (1) Herodes

Di Alkitab, saya melihat ada 2 jenis pesta ulang tahun yang diceritakan.

Herodes

Mat 14:6 Tetapi pada hari ulang tahun Herodes, menarilah anak perempuan Herodias di tengah-tengah mereka dan menyukakan hati Herodes, 7 sehingga Herodes bersumpah akan memberikan kepadanya apa saja yang dimintanya. 8 Maka setelah dihasut oleh ibunya, anak perempuan itu berkata: "Berikanlah aku di sini kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam." 9 Lalu sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. 10 Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara 11 dan kepala Yohanes itupun dibawa orang di sebuah talam, lalu diberikan kepada gadis itu dan ia membawanya kepada ibunya.

Sebuah pesta ulang tahun yang sangat mengerikan. Membawa kesedihan di hati yang berulang tahun. Membawa malapetaka bagi orang lain. Memberi sarana untuk melakukan kejahatan. Memberi kesempatan untuk membalas dendam. Sungguh pesta yang berakibat buruk.

Mengapa peristiwa di atas bisa terjadi?

Pertama, karena Herodes sembarangan bersumpah. Waktu hatinya dimabuk kesenangan, dia bersumpah akan memberikan apa saja. Kadang kita pun melakukan sesuatu yang berakibat buruk, hanya karena kita sembarangan bersumpah pada waktu kita sedang senang. Perkataan sia-sia keluar dari mulut kita. Hati-hatilah dengan apa yang kita ucapkan. Hati-hati dengan guyonanmu, dengan cara bercandamu...! Karena mungkin iblis sedang menjebak. Waktu kita senang, kondisi pengontrolan diri kita sedang lemah-lemahnya!

Kedua, pesta ini adalah pesta yang tidak mengundang Tuhan. Pesta yang duniawi. Pesta yang tidak mengingat Tuhan. Herodes tidak kenal Tuhan. Baginya ultah hanya akan menjadi sesuatu yang hampa. Hanya lewat begitu saja. Besoknya hanya kesedihan yang ada. 'Umurku berkurang 1 tahun'. Beginilah perasaan yang akan dialami oleh orang yang tidak mengundang Tuhan dalam hidupnya.

Bagaimana dengan kita? Apapun yang kita alami, saat senang maupun susah... kontrol diri Anda, dan undang Tuhan dalam setiap waktu kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar