Rabu, Maret 18, 2009

One Precious Hour

Setahu saya, salah jenis masakan yang paling lama masaknya adalah bikin bubur. Untuk bisa jadi bubur, beras harus dimasak lama banget, sampai melebihi levelnya bikin nasi. Makanya ada pepatah, 'Nasi sudah menjadi bubur'. Tapi sekarang kalo orang mau makan bubur gak usah capek2 nunggu. Ada bubur instan. Tinggal 'seduh... sudah!' gitu kata iklannya. 'Ada kerupuknya lagi!". Budaya instan sudah begitu banyak mengguyur kita. Maunya yang cepet2 aja ahhh...

Isa 30:15b ........, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan, 16a kamu berkata: "Bukan, kami mau naik kuda dan lari cepat," ........

Ada waktu2 dimana kita menolak untuk tinggal tenang dan percaya. Kita mau yang cepat. "Ngapain nunggu masak bubur 1 jam, kalo ada yang bisa 3 menit?"Tanpa kita sadari hal ini menjadi habit, membentuk pola pikir, dan mengkristal menjadi karakter kita, pengen yang serba cepat.

Kadang Tuhan mengundang kita untuk bersandar ke dadaNya dan mendengar detak jantungnya sebelum kita bekerja. Tapi kita berkata, "Gak ah... aku mau naik kuda dan lari cepat!"
Menarik diri dari rutinitas untuk berdoa dan berhubungan dengan Tuhan itu sangat penting. Ini yang saya usahakan untuk terus lakukan.

Setiap pagi di kantor, saya selalu menyempatkan diri untuk menutup pintu kantor saya paling tidak selama 30 menit-1 jam. Saya berbicara dengan Tuhan, bertanya kepadaNya, baca FirmanNya, merenungkannya, baru membuka pintu, dan mengambil keputusan-keputusan untuk hari itu di pabrik saya.

Menurut saya, 1 jam bersama Tuhan itu jauh lebih produktif daripada sejak sampai kantor saya sudah berkeliling pabrik dan mengambil keputusan sana-sini. 1 jam tinggal tenang, lebih produktif daripada 'naik kuda dan lari cepat.' Karena dalam 1 jam itu saya akan mendengar Roh Kudus berbicara:

Isa 30:21 ....."Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya,"

1 komentar:

  1. Thanks buat renungan hari ini, aku juga sedang belajar untuk duduk diam dikaki Tuhan. Kira2 beberapa bulan yang lalu, akhir tahun 2008 GOL gereja GISI Pekanbaru menantang untuk setiap anak muda untuk acara 1+ (one plus). Ini dikhususkan bagi anak2 yang ingin memberikan waktunya minimal 1 jam kepada Tuhan boleh lebih untuk setiap harinya. Aku juga termasuk salah satu orang yang bertandatangan dan berkomitmen. Terkadang memang aku akui sering bolong dengan banyaknya aktifitas, tapi aku tetap berusaha untuk memberikan waktuku buat Tuhan. Karena itu yang terbaik disaat2 tenang kita boleh mendengar suaraNya, detak jantung Tuhan. So a beautiful life. :) Terus maju didalam Dia.... GBU

    BalasHapus