Selasa, Maret 17, 2009

It's OK to be Jomblo - series.... Rest in Peace

Haaahhh... judulnya kok aneh? Mati aja, gitu maksudnya? Bunuh diri aja gara2 masih jomblo? hahaha.. baca dulu ya...

Gen 2:21 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. Gen 2:22 Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. Gen 2:23 Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki." 

Setelah Adam ngasih nama-nama semua binatang. Capek deh.. Dia mungkin memperhatikan bahwa semua binatang punya pasangan. Gak ada gajah yang jomblo, atau semut yang gak laku. Semua punya 'bojo'. Adam mulai mikir kaleee... pasangan gua mana? 

Pada waktu itu Allah membuat Adam tidur nyenyak. Adam dibuat rest in peace. Dibius, soalnya mau di operasi. Adam tertidur. Dan Tuhan mengambil satu rusuknya, untuk dijadiin modal buat bikin Hawa.

Mungkin ini rahasianya bagi para jombloers. Ketika Anda sudah sampai pada titik 'sulit untuk bersikap tenang' dalam hal jodoh ini, mintalah Allah untuk membantu Anda agar dapat tertidur. Dapat beristirahat, dapat santai, gak mikirin jodoh, dan berteduh di bawah naungan sayapNya. 

Adam istirahat dan Tuhan bekerja. Lepaskan dan Allah mengendalikan. Seorang dokter pasti lebih enak meng'operasi' pasien, kalo pasiennya dibius total.

Percayalah dengan rancangan Allah. Hawa tidak pergi menghadap Adam dan berkata, "Adam... bangun! Tuhan bilang kamu ini suamiku. Terimalah aku." Hawa cukup menantikan waktu Allah dan membiarkan dirinya dikenal Adam. Tuhan yang memperkenalkan. Dia hidup dalam keyakinan bahwa dia adalah karya yang sempurna dan punya pasangan yang sudah disediakan. Ditugaskan untuk menolong pasangannya kelak.

Dan perhatikan bahwa, Adam tidak dibangunkan Allah sampai proses penciptaan Hawa selesai. Hmmm... Lagi-lagi soal waktu....

1 komentar:

  1. Waktu lagi.. kadang emang harus bersabar untuk menunggu waktu nya atau kairosnya Tuhan. Tapi sebenarnya itu yang terbaik.. Kayak aku sekarang masih menunggu dan menunggu, ngak mau sembarangan... Hauhaua.. MOhon dukungan doanya Mas, jadi aku ngak hanya asal memilih walaupun sudah seagama, tapi itu bukan sebuah patokan yang mutlak kalo dia itu PH ku. Sepertinya saat-saat itu akan segera tiba. Hehehe... AMIN

    BalasHapus