Selasa, Maret 31, 2009

Hitam Tapi Cantik

Kidung Agung 1:5 Memang hitam aku, tetapi cantik, hai puteri-puteri Yerusalem, seperti kemah orang Kedar, seperti tirai-tirai orang Salma

Kalimat di atas diucapkan oleh Gadis Sulam (Shulamite) kepada Salomo. Mungkin kita membayangkan orang yang dikasihi banget oleh Salomo ini adalah cewek cantik, berambut lurus, langsing, putih, kayak Miss World, Putri Indonesia, atau cewek-cewek di iklan. Tapi ternyata cewek ini adalah cewek yang hitam.

Coba perhatikan dua kalimat di bawah ini:

  • Memang hitam aku, tetapi cantik.
  • Memang cantik aku, tetapi hitam.

Apa beda kalimat 1 dan 2?

Kalimat pertama penuh dengan penerimaan diri. Berkulit hitam (baik jaman dulu maupun sekarang) ternyata dipandang dalam konotasi yang buruk. Jaman dulu dianggap sebagai identitas kaum budak, dan jaman sekarang dianggap gak keren. Gadis ini mengakui bahwa ia hitam, namun ia menunjukkan penerimaan diri dan bisa fokus pada kelebihannya. Maka kekurangan apapun yang dia miliki atau dia terima akan selalu dijawabnya dengan rasa syukur, karena ia bisa berkata, ".... tetapi aku cantik."

Perhatikan kalimat kedua. Kalimat kedua penuh dengan penolakan diri, dan berfokus pada kekurangan diri. Efeknya akan sangat berbeda dalam perjalanan hidup selanjutnya. Jelas rasa bersyukur kepada Tuhan akan hilang. Hidupnya penuh sungut-sungut, karena kebaikan yang dia terima selalu akan dibalas dengan gerutuan, "... tetapi aku hitam."

Manakah kalimat yang sering kamu ucapkan? Kalimat 1 atau 2? "Aku ni pinter, tapi mukaku jerawatan." Atau "Memang aku jerawatan, tapi aku pinter."...

Efeknya akan sangat berbeda. Betul gak?...

Ayo kita terima diri kita apa adanya. Gak usah berusaha dirubah-rubah, tapi fokuskan pada kelebihanmu. Gak perlu menghabiskan uang berjuta-juta untuk memutihkan kulit, meluruskan rambut, dll, fokuskan pada rasa syukur karena Tuhan membentuk kita dengan unik.

Psa 139:14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

1 komentar:

  1. wah..saya diberkati tuh..dengan beda dua kalimat itu....tx

    BalasHapus